Pemkot Bandung Gelar Musrenbang RKPD TA 2014

Pemkot Bandung Gelar Musrenbang RKPD TA 2014

 

Pemerintah kota Bandung menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (Musrenbang RKPD) Kota Bandung 2014 yang merupakan kegiatan tahunan partisipatif dan berkelanjutan. Dan Walikota Bandung Dada Rosada membuka acara Musrenbang RKPD (Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah) Kota Bandung 2014   di Hotel Grand Pasundan Jl. Peta 147, Bandung (7/3).

Mengawali dimulainya acara Musrenbang RKPD Kota Bandung  tahun anggaran  2014 tersebut Sekertaris BAPPEDA, Arif Prasetya mejelaskan beberapa maksud dan tujuan diselenggarakan kegiatan tersebut.

Arif  Mengatakan “Tujuan diadakannya Musrenbang ini  adalah penajaman, penyelarasan dan penyepakatan program dan kegiatan SKPD ( Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang mengakomodasi usulan Musrenbang, menyepakati program dan kegiatan lintas SKPD , menjembatani program dan kegiatan usulan dari Provinsi dan Nasional “ jelas Arif.

Arif juga menambahkan bahwa peserta Musrenbang RKPD Kota Bandung adalah delegasi Musrenbang  dari Kecamatan, dan delegasi  forum SKPD serta wakil dari kelompok – kelompok masyarakat  yang berkegiatan dalam skala Kota Bandung dengan harapan menghasilkan output yang dapat disepakati secara bersama oleh para peserta Musrenbang tersebut.

Output dari Musrenbang RKPD Kota Bandung Tahun Anggaran 2014 ini, jelasnya adalah kesepakatan tentang rumusan yang menjadi masukan utama untuk memutahirkan rancangan SKPD dan rancangan Renja SKPD yang meliputi : Pertama Prioritas pembangunan Kota Bandung Tahun Anggaran 2014; Kedua Prioritas Program dan kegiatan dan kegiatan pembangunan serta plafon atau pagu dana indikatif yang berdasarkan program dan fungsi SKPD; Ketiga Daftar Prioritas program dan pembangunan yang sudah dipilah berdasarkan sumber pembiayaan APBD Kota Bandung, APBD Provinsi APBN dan sumber pembiayaan lainnya; Keempat Daftar Delegasi yang akan mengikuti forum SKPD atau gabungan SKPD Provinsi dan Musrenbang Provinsi dengan memperhatikan unsur keterwakilan perempuan; dan Kelima Berita Acara.

Pada Kesempatan yang sama Arif juga menjelaskan bawah pelaksanaan Musrenbang adalah siklus perencanaan pembangunan yang telah dimulai dari bulan Januari tahun 2013 dengan rincian kegiatan sebelumnya yaitu Musrenbang Kelurahan dari tanggal 11 -27 Januari 2013, Musrenbang Kecamatan dari tanggal 2 – 14 Februari 2013 dan Penyelerasan Rancangan awal RKPD tahun 2014 dengan rancangan SKPD 2014 dalam bentuk Asistensi dan Verifikasi dari tanggal 18 – 19 Februari 2013 dan forum SKPD dan Forum RKPD yang dilaksanakan tanggal 28 Februari 2013.

“Usulan yang telah masuk dan di rekapitulasi pada Sistem Informasi Musrenbang  hari Rabu tanggal 6 Maret 2013 pukul 16:00 adalah sebanyak 3.250 dan yang dapat diakomodir adalah 1.112 atau sebanyak 34,21%,“ papar Arif.

Dalam waktu yang sama, Walikota Bandung Dada Rosada mengharapkan Musrenbang kali ini dapat mengakselerasi Kota Bandung sebagai Kota Bermartabat dan juga mempercepat penuntasan 7 Agenda Priroritas Pembangunan yang telah berjalan pada tahun 2013.

“Keterkaitan Prioritas Pembangunan Kota Bandung dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi , RPJM Nasional antara lain pada bidang Pendidikan, Kesehatan , Ketahanan pangan , Perekonomian, Kesejahteraan Rakyat, Infrastruktur, Iklim Investasi dan Usaha, Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana, Kebudayaan , Kreativitas, Informasii Teknologi serta Reformasi Birokrasi ” ujar Dada.

Lebih lanjut Dada juga menambahkan bahwa dari sejumlah 3.250 usulan dan yang diakomodir memang hanya 1.112 saja, tetapi hal tersebut bersifat sementara dan belum final, diharapkan akan ada perubahan angka usulan yang diakomodir nanti kedepannya.

“Secara sementara memang pengakomodiran usulan baru 34,21% (1.112) saja dari 3.250 usulan  yang masuk, tetapi masih ada yang bisa diharapkan dari provinsi, dari pusat dan juga kemitraan yang lain untuk mengakomodasi usulan yang belum terakomodir,“ jelas Dada.

Menjelaskan lebih jauh Dada juga mengatakan bahwa secara garis besar peningkatan pembangunan Kota Bandung sudah menunjukkan angka yang baik bahkan juga malah bisa dibilang angka pertumbuhan pembangunan sudah melebihi angka Provinsi.

“Konsep yang di ambil sebenarnya berdasarakan IPM (Index Pembangunan Manusia) baru dikembangkan pada kebutuhan lainnya berdasarkan kebutuhan masyarakat, tetapi kita sudah diatas rata-rata Provinsi, di Pendidikan kita sudah 90% lebih, sedang Provinsi sekitar 80%, Kesehatan kita diatas 80% , dan Ekonomi juga kita sudah diatas Provinsi,“ pungkasnya. (Lukman)***

Related Posts

Pemprov Jabar Pastikan Belum Ada Pencairan (APBD)
Pemkab Sumedang Buat Buku Saku, Publik Bisa Pantau RPJMD
PKBI Buka Klinik Untuk Cegah Seks Bebas Remaja
PN Bandung Tak Keberatan Ancaman Pemprov Jabar Untuk Lapor ke Komisi Yudisial
DPRD Jabar Usulkan Pimpinan Dewan Ke Kemendagri, DPRD Kebut APBD-P 2014

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan layanan masyarakat Anti Korupsi

calendar

October 2014
M T W T F S S
« Sep    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Tipikor Jawa Barat


Redaksi :
Jl. Karapitan No. 1A Bandung
Telp. 022-6150-5298
email : tipikorjabar@gmail.com

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.